Tes Substansi Bakal Calon kepala sekolah merupakan tahapan ke 2 dalam proses perekrutan Bakal Calon Kepala Sekolah, baik TK, SD, SMP maupaun SMA/SMK. Tahapan ke 1 adalah seleksi administrasi. Jadi yang bisa mengikuti tes substansi adalah Bakal Calon Kepala Sekolah yang telah lulus seleksi administrasi. Seleksi administrasi dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk TK, SD dan SMP. Sedangkan untuk SMA dan SMK dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. Sedangkan seleksi Substansi dilaksanakn oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS). Lihat : Video Unjuk Kerja CKS 2021 Dalam pelaksanaannya, tes substansi dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu seleksi tertulis dan wawancara. Terdapat empat instrumen soal untuk tertulis, yaitu instrumen 1a, 1b, 2 dan 3. Jenis soal yang ditanyakan adalah studi kasus/ analisis permasalahan. Sedangkan dalam wawancara, peserta akan diminta klarifikasi dari jawaban yang tadi ia tulis, terutama untuk poin yang kurang memuaska...
Posts
Secara standar, cover e-Rapor SD menampilkan logo sekolah SD Negeri 1 Kertalangu Bali. Untuk menghilangkan atau mengubah logo tersebut diperlukan sedikit langkah agar logo hilang atau logo berganti menjadi logo sekolah kita. Di bawah ini akan diuraikan cara menghilangkan atau mengganti logo cover/sampul e-Rapor SD dengan mudah. 1. Pastikan e-rapor sd telah terinstal di laptop atau komputer. 2. Persiapkan pula logo sekolah pengganti atau gambar kosong berektensi png. Jika belum punya gambar kosong, buat dulu dengan menu snipping tool atau paint. Atau download gambar kosong di Sini . Simpan gambar hasil download di tempat yang mudah dicari. 3. Buka windows Eksplorer dan klik local Disk C. Cari folder e-RaporSD. Klik folder tersebut 4. Selanjutnya klik folder dataweb - e-raporsd- images. Terakhir klik folder "sekolah". Ganti nama logo-sekolah (SD Negeri 1 Kertalangu) menjadi logo-sekolah1 (seperti ditunjukan panah, tanpa spasi). Masukan logo...
Aplikasi e-Rapor SD telah resmi diluncurkan oleh Direktorat Pembinaan SD pada tanggal 15 Oktober 2019 di Hotel Mercure Surabaya oleh Plt. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah bersamaan dengan pembukaan kegiatan Lomba Budaya Mutu SD. Dengan demikian, aplikasi e-Rapor dapat digunakan oleh SD sejak tanggal diluncurkan. Aplikasi e-Rapor ini sebelumnya telah diuji coba penggunaannya pada bulan Juli Tahun 2019 dengan melibatkan LPMP, Pusat Tekhnologi dan Komunikasi Kemdikbud, dan praktisi pendidikan. Selanjutnya pada Bulan Agustus 2019, aplikasi e-Rapor ini telah disosialisasikan kepada 1020 SD di 68 kabupaten / kota di 34 provinsi. Penggunaan e-Rapor SD dilakukan secara bertahap tergantung kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukungnya. Namun, Dirjen dikdasmen menegaskan bahwa diharapkan pada Tahun Ajaran 2022/2023 seluruh SD sudah menggunakan e-Rapor. Aplikasi e-Rapor SD ini terintergrasi dengan dapodik. Oleh sebab itu aplikasi ini akan dapat berj...
Penilaian merupakan komponen yang sangat penting dalam sistem pengajaran,sedangkan sistem pengajaran itu sendiri merupakan implemtasi kurikulum,sebagai upaya untuk menciptakan belajar di kelas. Fungsi utama evaluasi dalam kelas adalah untuk menentukkan keberhasilan pengajaran. Hasil-hasil dicapai langsung bertalian dengan penguasaan tujuan-tujuan yang menjadi target. Pelaksanaan penilaian dalam kurikulum 2013 lebih komplek bila dibandingkan dengan penilaian di kurikum KTSP. Dalam proses penilain kurtilas, seorang guru harus melakukan penilaian dari 4 aspek yaitu penilaian spiritual, penilaian sosial, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Baca juga : 1. Cara Instal Dan Panduan Penggunaan Aplikasi e-Rapor SD 2. Aplikasi Penilaian Harian, PTS dan PAS Semester 1 dan 2 Salah satu adaministrasi yang harus disediakan dalam penilaian adalah adanya buku nilai. Buku nilai berfungsi sebagai dokumentasi nilai siswa mulai penilaian harian (PH), penilaian t...
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kurikulum 2013 secara nasional telah mulai dipergunakan di sekolah-sekolah sebagai pengganti dari Kurikulum KTSP yang telah digunakan sejak tahun 2006/2007. Pergantian kurikulum ini merupakan hal biasa dalam dunia pendidikan sebagai penyesuaian terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Jika tidak disesuaikan, maka pendidikan kita akan tertinggal jauh dari negara lain. Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah adalah penilaian. Secara sederhana penilaian dapat didefinisikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian juga berfungsi sebagai feedback bagi guru untuk mengukur sejauh mana strategi, metode dan pendekatan yang digunakan efektif dan dapat membantu siswa memahami materi pelajaran. Baca Juga : Cara Instal dan Panduan Penggunaan e-Rapor SD Tahun 2019 Dalam Kurikulum 2013 digunakan beberapa tehnik penilaia...
Di sekolah biasanya diadakan program kegiatan menabung yang bertujuan untuk memupuk kegemaran siswa dalam menabung. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain bertujuan memupuk kegemaran siswa dalam berhemat, hasil tabungan juga nantinya dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk keperluan pendidikan, misalnya membeli buku, tas, sepatu dan lain-lain. Tidak semua sekolah menerima tabungan siswa, karena kegiatan ini bukan program yang diwajibkan oleh dinas pendidikan, tapi murni inisiatif sekolah berdasarkan usulan orangtua siswa. Biasanya setiap awal tahun sekolah melaksanakan rapat dan pada saat itu kesepakatan kegiatan menabung dibicarakan dan bila disetujui kedua belah fihak maka sekolah melaksanakan kegiatan tersebut sesuai aturan yang ditetapkan. Uang tabungan siswa adalah amanah yang harus dikelola oleh sekolah dengan bijaksana. Segala administrasi seperti buku tabungan siswa, buku penerimaan tabungan kelas , buku rekap tabungan sekolah harus diselenggarakan dengan tertib...
Kurikulum 2013 diberlakukan secara bertahap di sekolah-sekolah yang ditunjuk oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan setelah sebelumnya sempat di revisi atas permintaan Menteri Pendidikan Anis Baswedan yang sekarang menjadi gubernur terpilih DKI Jakarta. Jika tahun ajaran 2016/2017 kurikulum 2013 dilaksanakan di kelas 1 dan 4, maka tahun sekarang ditambah dengan kelas 2 dan kelas 5. Problem yang biasa terulang di setiap awal tahun pelajaran adalah terlambatnya distribusi buku tematik untuk kegiatan pembelajaran, baik buku guru maupun buku siswa sehingga proses pembelajaran terhambat. Oleh sebab sebagai antisipasi terhadap keterlambatan buku sumber bagi pembelajaran kurikulum 2013, khususnya kelas 5 semester 1 maka admin membagikan buku guru dan buku siswa untuk kelas 5 semester 1 sebagai pedoman dalam kegiatan pembelajaran sampai buku pesanan sekolah tersedia. Buku tematik kelas atas (4,5 dan 6) kurikulum 2013 edisi revisi agak berbeda dengan buku tematik tahun-tahun sebelum...
Tahun ajaran baru 2017/2018 sebentar lagi akan segera dimulai. Guru sudah mulai disibukan oleh pekerjaan administrasi untuk semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Program Tahunan, Program Semester, Silabus, RPP, Daftar Nilai dan lain-lain harus segera disiapkan. Belum lagi guru harus mempersiapkan diri mengikuti kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang diselenggaranan Dirjen GTK sebagai tindak lanjut dari hasil UKG 2015. Banyak rekan guru yang merasa terbebani oleh sedemikian banyaknya kegiatan yang harus diikuti guru. Tapi itulah resiko seorang guru profesional dan harus disyukuri karena masih banyak rekan-rekan honorer dan sukwan yang harap-harap cemas menanti kemurahan pemerintah untuk mengangkat mereka secara otomatis tanpa tes. Kembali ke masalah administrasi guru, kali ini admin akan membagikan aplikasi penilaian sederhana untuk kurikulum KTSP. Penggunaan aplikasi penilaian dalam format file excel bertujuan mempermudah pengolahan nilai karena ti...